TSP

LOGO TSPonline

 

TSP Batik Wonogiren merupakan produsen batik tulis dari daerah Kec. Tirtomoyo, Kab. Wonogiri, Jawa Tengah. TSP memproduksi beragam motif batik namun sebagian besar merupakan batik khas Wonogiri yang disebut Batik Wonogiren.

Ciri batik wonogiren, berdasarkan Keputusan Bupati Wonogiri Nomor 431/03/501/1993, terdiri dari empat cirri. Cirinya yaitu corak bledak, dasaran jene (kuning kecokelatan), sekaran (lukisan bunga), dan babaran (guratan) pecah.

Motif babaran pecah yang kerap disebut dengan motif remukan, sebenarnya merupakan hasil yang cacat. Namun, karena bentuknya yang acak dan tak sama, motif remukan terlihat unik dan menarik. Motif remukan ini pun lantas menjadi pembeda dengan motif batik dari daerah lainnya.

 

Sejarah Berdiri

TSP Batik Wonogiren didirikan oleh Ch. Sri Lestari, pada tahun 2005. TSP merupakan singkatan dari Tari Sumarno Putri, yang berarti, Tari anak putri dari Keluarga Sumarno.

Keluarga Soemarno merupakan pendiri dari Batik Soemarnan yang memproduksi batik Solo dan Wonogiren dalam kurun waktu 1960an hingga akhir tahun 1980an. Secara tidak langsung, TSP Batik Wonogiren merupakan kelanjutan dari Batik Soemarnan sepeninggal pemiliknya di akhir tahun 80an.

Setelah mengumpulkan dan memberdayakan kembali beberapa pembatik eks-Batik Soemarnan semenjak awal 90an, Sri Lestari lantas mengembangkan industri batik di kediamannya. Tahun 2005, menjadi awal langkah awal berkembangnya perusahan Batik Wonogiren bernama TSP hingga sekarang.

 

Para Perajin dan Dedikasinya

TSP Batik Wonogiren mengolah secara mandiri semua batik yang dihasilkan. Mulai dari mengolah bahan, menggambar motif, membatik, merebus batik hingga memberi warna.

Sebagian besar proses produksi awal dilakukan langsung di workshop TSP Batik Wonogiren yang terletak di kelurahan Tirtomoyo, RT 1 RW 10, Kec. Tirtomoyo, Wonogiri. Namun,  proses pembatikan yang melibatkan para pembatik, dilakukan di rumah pembatik masing-masing.

Di balik proses yang panjang tersebut, terdapat ratusan perajin yang mendukung TSP dalam menghasilkan Batik Terbaik dari Wonogiri. Kebanyakan perajin merupakan ibu rumah tangga yang mengisi waktu luang mereka dengan membatik.

Para perajin-perajin ini yang menjadi fondasi TSP dalam menghasilkan batik berkualitas. Di tangan mereka, setiap detail goresan malam (lilin) tercetak rapi. Di tangan mereka, produksi batik tetap bergulir. Dan di tangan mereka pula, batik tulis yang menjadi warisan budaya tetap tersaji di tangan Anda, pelanggan setia.

Keberadaan TSP Batik Wonogiren pun hanya sekadar menjadi jembatan penghubung bagi Anda untuk dapat menikmati karya terbaik dari pembatik Wonogiri.